Tour Jogja – Jogja memang punya banyak tempat wisata yang sudah dikenal wisatawan. Namun, ada cara lain untuk menikmati kota ini tanpa harus terus berpindah dari satu destinasi populer ke destinasi berikutnya. Kamu bisa menghabiskan waktu dengan mencoba kuliner, melihat karya seniman lokal, berburu barang vintage, atau sekadar berjalan kaki menyusuri kawasan yang punya suasana khas.

Pengalaman seperti ini sering membuat perjalanan terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari di Jogja. Ada banyak sudut kota yang menarik untuk dijelajahi dengan santai, termasuk kawasan Prawirotaman dan Palagan. Kalau kamu ingin mencoba wisata Jogja dengan ritme yang lebih santai dan sedikit berbeda, beberapa ide berikut bisa masuk ke itinerary.

Dukung Seniman Lokal di Prawirotaman

Credit: Space Jakarta

Prawirotaman bukan hanya kawasan untuk mencari restoran, kafe, atau tempat menginap. Kawasan ini juga memiliki suasana kreatif yang membuatnya menarik untuk dijelajahi dengan berjalan kaki. Beberapa ruang seni dan toko di sekitarnya menawarkan karya, buku, kerajinan, hingga produk kreatif yang bisa kamu lihat atau bawa pulang.

Menariknya, menikmati kawasan Prawirotaman tidak harus dilakukan dengan itinerary yang padat. Kamu bisa mulai dengan melihat karya seni atau produk lokal, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalan di sekitarnya. Kawasan Prawirotaman juga pernah menjadi tempat berlangsungnya pameran yang melibatkan seniman lokal Yogyakarta.

Beli Pastry Sebelum Jalan-Jalan di Prawirotaman

Credit: Google Maps Review

Prawirotaman juga cocok untuk kamu yang ingin memulai hari dengan santai. Salah satu caranya adalah mampir ke ViaVia Artisan Bakery untuk membeli pastry atau roti sebelum melanjutkan perjalanan. Bakery ini berada di Jalan Prawirotaman No. 32 dan membuat berbagai produk seperti sourdough, baguette, cookies, dan cakes.

ViaVia Artisan Bakery juga sudah membuat roti dari awal sejak 2010 dengan menggunakan bahan-bahan alami. Selain pastry dan roti, kamu bisa menemukan berbagai produk lokal seperti rempah, cokelat, keju, dan selai homemade.

Baca juga: 7 Aktivitas Seru di Jogja yang Wajib Kamu Coba

Makan Siang atau Dinner di Mediterranea

Credit: mrbykamil

Setelah berkeliling Prawirotaman, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke kawasan Tirtodipuran untuk makan di Mediterranea Restaurant. Restoran ini menghadirkan hidangan yang terinspirasi dari masakan Prancis dan kawasan Mediterania. Lokasinya berada di Jalan Tirtodipuran No. 24A, Mantrijeron.

Pilihan menunya cukup beragam, mulai dari pizza, pasta, salad, sup, hingga berbagai hidangan utama. Salah satu hal yang membuatnya menarik adalah suasana restoran yang membawa nuansa Eropa ke tengah kawasan Jogja.

Hunting Barang Vintage

Credit: Google Maps Review

Kalau kamu suka barang-barang vintage, jangan hanya mencari oleh-oleh berupa makanan. Coba luangkan waktu untuk berburu barang unik di Kebaya Oma yang berada di kawasan Monjali. Tempat ini dikenal sebagai rumah butik yang menjual kebaya baru dan preloved, lengkap dengan kain, selendang, aksesori, dan berbagai koleksi lainnya.

Selain koleksi fashion, suasana tempatnya juga menjadi daya tarik tersendiri. Interiornya dipenuhi berbagai barang antik dan dekorasi bernuansa nostalgia, sehingga pengalaman berkunjung terasa seperti sedang menjelajahi rumah dengan koleksi vintage. Lokasinya berada di Jalan Monumen Jogja Kembali No. 55, Gemawang, Mlati.

Hunting Kerajinan Handmade Lokal

Credit: Google Maps Review

Kalau biasanya kamu membeli oleh-oleh berupa makanan, kali ini coba cari produk kerajinan yang bisa kamu gunakan atau pajang di rumah. Jogja memiliki banyak produk handmade yang dibuat oleh pengrajin lokal, mulai dari aksesori, tas, kain, dekorasi, hingga berbagai benda kecil yang punya desain unik.

Salah satu cara untuk menemukan produk seperti ini adalah dengan menjelajahi toko-toko kreatif di kawasan wisata dan mencari produk yang dibuat oleh pengrajin lokal. Misalnya, ViaVia Conscious Shop menyediakan berbagai produk seperti perhiasan upcycled, notebook handmade, aksesoris, hingga barang kreatif lainnya. Toko ini juga bekerja sama dengan individu dan kelompok lokal yang mengutamakan kreativitas, pemberdayaan ekonomi, dan penggunaan material lokal.

Baca juga: 7 Toko Kerajinan Tangan Unik Jogja untuk Oleh-Oleh Estetik

Coba Gelato dengan Rasa yang Nggak Biasa

Credit: Google Maps Review

Jogja juga punya pilihan kuliner yang cocok untuk kamu yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Salah satunya adalah Bambino Gelato. Kedai ini menghadirkan berbagai rasa gelato, termasuk kreasi yang terinspirasi dari cita rasa Nusantara seperti wedang ronde, es teler, dan ketan hitam.

Konsep seperti ini membuat makan gelato terasa sedikit berbeda dari biasanya. Kamu bisa mencoba rasa klasik kalau ingin bermain aman, tetapi bisa juga memilih varian yang lebih unik untuk merasakan bagaimana cita rasa lokal dalam bentuk gelato.

Eksplor Palagan dan Mrican untuk Cari Spot Baru

Credit: Google Maps Review

Kalau kamu sudah cukup sering menjelajahi kawasan pusat Jogja, coba geser itinerary ke Palagan dan Mrican. Dua kawasan ini punya banyak pilihan tempat makan dan minum yang cocok untuk mengisi waktu luang. Salah satunya adalah Milk & Matcha yang berada di kawasan Palagan dan menawarkan pilihan minuman seperti matcha, milk series, hingga coffee.

Sementara itu, di Mrican kamu bisa menemukan tempat seperti Suburbuns yang menawarkan burger dengan konsep American diner. Lokasinya berada di Jalan Garuda dan memiliki area indoor serta outdoor untuk makan santai.

Beli Oleh-Oleh Lokal di Muntilan

Credit: Tiktok

Kalau perjalananmu berlanjut ke arah Magelang, sisihkan waktu untuk mampir ke Muntilan dan berburu oleh-oleh lokal. Kawasan ini punya berbagai pilihan makanan tradisional yang bisa kamu bawa pulang, mulai dari wajik, jenang, krasikan, slondok, hingga pothil. Produk-produk tersebut juga tercatat sebagai bagian dari kuliner khas kawasan Magelang dan Muntilan.

Salah satu tempat yang bisa kamu temui adalah Toko Oleh-oleh Nyonya Pang di Jalan Pemuda, Muntilan. Toko yang telah berdiri sejak 1912 ini menyediakan berbagai makanan tradisional dan camilan, termasuk jenang dodol, wajik, krasikan, slondok, dan pothil. Jadi, kalau kamu punya waktu lebih setelah menjelajahi Jogja, perjalanan ke arah Muntilan bisa sekaligus menjadi kesempatan untuk mencari buah tangan yang lebih lokal.

Baca juga: Paket Wisata Jogja 3 Hari 2 Malam

Menjelajahi Jogja dengan cara yang lebih santai bisa membuat perjalanan terasa berbeda. Kamu bisa menghabiskan pagi dengan pastry di Prawirotaman, melihat karya seni, makan siang dengan menu yang berbeda, lalu berburu barang vintage atau kerajinan lokal. Cara seperti ini juga membuat itinerary terasa lebih fleksibel. Kamu tidak perlu mengejar banyak destinasi dalam satu hari.

Siap melihat Jogja dari sisi yang berbeda? Yuk, susun perjalananmu bersama Labiru Tour dan isi itinerary kamu dengan pengalaman yang lebih personal dan menarik untuk dijelajahi